Papa... adalah seorang lelaki, yang tidak pernah mengungkapkan perasaannya terhadap anak - anaknya. Ketika marah dan sedih, ia akan terdiam. Diam tanpa kata. Aku masih bersyukur jika papa masih ngomel dan membentak, tapi aku akan salah tingkah jika papa mendiamkanku.
Papa... adalah seorang laki - laki, yang akan diam seribu bahasa, jika ada yang berkata buruk tentang dirinya. Tapi papa akan berada di garis terdepan, saat anaknya disakiti dan saat anaknya diberitakan tidak benar.
Papa... tidak pernah mengeluh akan kerasnya hidup, akan lelahnya fisik dalam mencari nafkah.
Papa... tidak pernah berkata tidak, tapi saatnya tiba, apa yang kita pinta akan dia berikan.
Papa... tidak pernah meminta pamrih atas jerih payahnya, cukup melihat buah hatinya rukun dan menyayanginya, itu sudah lebih dari cukup.
Papa... jarang memelukku saat kecil, tapi dia akan sangat khawatir jika ada yang berusaha menyakitiku
Papa... jarang bercanda denganku, tapi aku tau, dia diam - diam memperhatikan tingkah lakuku
Papa... tak pernah berkata dia menyayangiku, tapi aku tau, dia selalu menjagaku.
Papa... tak pernah menunjukkan rasa cintanya, tapi dia memberi kriteria akan pria yang tulus mencintaiku