Senin, 18 Februari 2013

Mulutmu Harimaumu

" Aku sakit hati " ujarnya di ujung telepon dengan suara tercekat menahan tangis.
" Kenapa ?" 
" Aku menceritakan pada Rita, bahwa bu Alma mengatakan dia rese... "
" Kenapa bu Alma bilang seperti itu?"
" Ya... kata bu Alma, dia tau dari pa Erick, kalo Rita memprofokasi orang orang warehouse untuk mogok menuntut kenaikan upah"
" Apa bener Rita seperti itu?"
" Ga juga, mereka yang menandatangani petisi kemarin sore, lalu diserahkan ke Rita "
" Trus... "
" Aku cerita ke Rita, kalo bu Alma tadi pagi bilang ke aku seperti itu, eh Rita malah langsung telpon dan melabrak bu Alma, jelas bu Alma marah pdku, karena hanya aku yang diajak bicara masalah ini, aku dibilang pengadu domba" 
" Kenapa kamu ceritain ke Rita?"
" Aku cuma penasaran kenapa bu Alma sampai bisa blg seperti itu, pasti ada yang bilang ke dia kalo ini akal - akalan Rita "
" Trus ... "
" Ya aku benci aja sama Rita, buat apa dia labrak bu Alma, aku kan hanya menceritakan apa yang terjadi di sini, mulai sekarang aku ga akan cerita apa - apa lagi kalo ada sesuatu yg terjadi disini "

Aku terdiam entah harus berkata apa. Aku tidak

Minggu, 03 Februari 2013

BERHENTI...

" Kamu sudah bulat? beneran mau berhenti?"
" Ya..."
" Yakin? udah berpikir secara jernih?"
" Sudah..."
" Ga sayang? "
" Ga..."
" Kamu dirumah aja, nanti stress loh... Biasa kerja, berangkat pagi, ketawa ketiwi di kantor, selalu rapi dan wangi, nanti saat di rumah, ya ampuunnn, kucel, bau dapur, pake daster bolong - bolong lagi"
" Aku udah ga pernah tuh pake daster, tidur aja aku pake piyama..."
" Stress loh ngurus anak..."
" Loh?! anak - anak itu kan titipan Allah buat kita urus dengan tangan kita sendiri, ngapain setress??"
" Huuhh...!! tar lo jadi mak - mak rumahan yang mati gaya, yang ga bisa shoping - shoping, and beli barang - barang branded loh..."
" Hmmm... aku kan gaya and dandan juga buat suami aku, bukan buat orang lain, lagi juga ga perlu beli barang - barang branded, belom tentu juga suamiku tau itu barang branded ato ga... hahahah "
" Iiihh... kan apa - apa jadi musti minta ama suami..."
" Loh tugasnya suami kan memenuhi kebutuhan istri dan anak - anak nya, akan ku usahain minta yang seperlunya aja, kalo ga perlu... yaaa... aku tetep minta, tapi wat ku tabungin deh... heheheh..."
" Jadi tetep pada keputusanmu untuk keluar?"
" Ya... ga ada lagi yang aku khawatirkan... Aku sudah mantap untuk jadi stay home mom dan mendidik anak  anak dengan tanganku sendiri..."
" Whatever..."

:)