Diana bersungut-sungut di hadapanku. Wajah 25 jutanya tampak merah padam.
Direbutnya teh botol dingin yang tengah kunikmati dan diseruputnya
hingga tandas. Aku mengernyitkan kening.
" Rese banget sih laki gw, gw datang jauh-jauh kaga ada sambutan sama sekali. Liat aja ya... ini bakalan jadi bumerang buat hubungan gw dan dia ke depannya"
Cerocosnya seraya mencomot tahu isi yang tinggal satu satunya dipiringku dan disuapkannya dgn lahap. Aku menelan ludah. 'Dia lapar kalo lagi kesal' bathinku menahan tawa.
Hari ini dia mengunjungi suaminya di kantor. Suaminya merupakan pimpinan salah satu pabrik terkenal di salah satu kawasan industri terbesar di Jakarta dan merupakan anak perusahaan asal Dubai. Di mana seluruh karyawan wanitanya mengenakan hijab. Dan yang aku tahu, suami Diana sangat menginginkan dia berhijab. Well... sebenarnya Diana sudah mengenakan hijab, tapi dia masih senang buka tutup. Apalagi sejak punya wajah 25 juta dia enggan mengenakan hijab lagi. Wajah Diana sebenarnya cantik, tapi dengan 'permakan' seharga 25 juta semakin memancarkan kecantikannya.