Rabu, 26 September 2012

Mengapa Kita Diuji?

Seorang kawan tampaknya sedang dalam keadaan emosi ketika masuk kantor. Itu terlihat dari caranya masuk dan menghempaskan tubuhnya dengan kasar ke kursi. Dia bercerita bahwa baru saja tertimpa musibah, Motor adiknya hilang. dicuri oleh orang yang tak dikenal di depan rumahnya. Padahal motor itu masih kredit. Dan bukan kredit pada leasing, tapi kredit pada seseorang. Kami yang mendengar sungguh prihatin. Aku tahu bagaimana rasanya kehilangan sesuatu karena aku pun pernah mengalaminya... kami hanya bisa menghiburnya dengan kata - kata "sabar..." walau aku tahu itu tidak akan membuat hatinya menjadi lebih baik. Masih dengan penuh kemarahan ia berkata ...

" Tuhan tidak adil!!! Mana Tuhan, Aku ga percaya adanya Tuhan!!!"
Seorang teman berusaha menenangkannya, 
" Sabar, kamu lagi diuji..."
" Sabar sampai kapan? masa aku di uji terus, dari mulai ayahku meninggal, ibuku juga meninggal, sekarang...???"
" Istighfar man, ga boleh kaya gitu "
" Ah!!! apaan, mending gue Atheis aja kalo kaya gini, mana Tuhan, Tuhan tuh ga ada!!!"

Aku memahami kemarahannya, karena setahu aku dari cerita teman temannya kisah hidupnya memang sangat kelam.Dimulai sejak ayah dan ibunya meninggal, ia dan kakaknya harus mengasuh adik adik nya yang masih kecil. dan untuk bertahan hidup, dia pernah menjadi pengamen, lalu menjadi timer di terminal terminal angkot. Ditambah lagi dia tidak pernah mendapatkan didikan tentang agama. Orang tuanya yang beraliaran kepercayaan, membuatnya sangat buta tentang Agama, Apalagi ISLAM. Dia memilih menjadi seorang penganut ISLAM pun hanya dengan pengetahuan yang minin tentang ISLAM. Ditambah pergaulannya yang sangat jauh dari nilai - nilai ISLAM.

Setiap manusia pasti diuji, setiap ujian yang datang pastilah ada hikmah yang dapat kita peroleh. Bila kita berfikir secara jernih, ujian yang kita terima adalah suatu bentuk kasih sayang Alloh pada kita. Karena Alloh ingin kita mendekat pada_NYA, berbicara, berkeluh kesah hanya kepada NYA. 
Kenapa Hamba Di Uji......?

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman". Sedang mereka tidak diuji lagi. Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."
(Surat Al Ankabut Ayat 2-3)

1.> KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi kamumenyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."(Surat Al Baqarah Ayat 126")

2.> MENGAPA UJIAN SEBERAT INI..?

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."(Surat Al Baqarah Ayat 286)

3.> RASA FRUSTASI

Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman."(Surat Al Imran 139"J)

4.> BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA...?

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung."(Surat Al Imran 200)

"Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'."(Surat Al Baqarah Ayat 45)

5.> APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI...?

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka."(Surat Attaubah Ayat 111)

6.> KEPADA SIAPA AKU BERHARAP...?

"Cukuplah Allah bagiku,tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nyalah aku bertawaqal."(Surat Attaubah Ayat 129)

7.> AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI....

"Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan yang kafir."(Surat Yusuf Ayat 87)

"Apabila kamu dihormati dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu."(Surat An Nisa Ayat 86)
sumber : Strawberry

Tidak ada komentar:

Posting Komentar