Putri Salju atau dikenal dengan Snow White. Sebenaranya agak janggal juga kalau Snow Shite diterjemahkan menjadi Putri Salju. Karena dalam Bahasa Aslinya, putri salju itu Princess Snow White, seharusnya dalam Bahasa Indonesia Snow White artinya Putih Salju, dan seharusnya pula menjadi Puteri Putih Salju. Entah mungkin karena orang Indonesia ga suka ribet kali ya...
Kali ini aku ingin membahas cerita Putri Salju, yang diadaptasi dari Snow White versi Disney. Cerita ini yang menemani masa kecil ku sekitar tahun 1986-an. ketika aku masih kelas 2 atau 3 SD. Mamaku seorang ibu yang bekerja, Dia memahami keterbatasan waktunya dalam menemani kami dan membacakan dongeng buat kami, Saat itu buku cerita adalah suatu hal yang sangat langka dan mewah. Begitu juga dengan televisi. acara - acara buat anak - anak sangat jarang ada. Jaman itu kaset merupakan barang yang sangat umum. Mamaku membelikan kami sebuah kaset yang bercerita tentang Putri Salju versi Indonesia. Dengan judul yang sama PUTRI SALJU dari sanggar PUSPITA. *)sayang sekali, kasetnya entah ada di mana sekarang ini(*
well... waktu berjalan dan si bayi mungil itu sudah besar, dan tibalah saatnya sang ayah harus membuangnya. Dengan linangan air mata dan permohonan maaf dari sang ayah, maka anak tersebut dibuang. *) Sekarang saya baru geram, koq ada laki-laki, seorang ayah yang begitu takut terhadap istrinya, sampai - sampai tega membuang anaknya sendiri, tapi saat saya kecil hal seperti itu tak terpikirkan, heheh (*
Sang anak yang belum diberi nama, akhirnya berjalan terus kedalam hutan *) kenapa ga ke kota sih??(*
Sampai akhirnya, dia tiba disebuah gubuk kecil. Karena lapar dan takut dia menangis dan mengundang iba seorang kurcaci yang menanyakan siapa nama gadis cilik yang cantik tersebut, karena memang dia tak tahu namanya, maka para kurcaci memberikan dia nama PUTRI SALJU, karena cantik dan putih. Maka sejak itu putri salju Tinggal bersama para kurcaci.
Kecantikan PUTRI SALJU akhirnya tersebar ke seluruh isi hutan, dan sampai ke telinga nenek sihir yang khawatir kecantikan putri salju akan mengalahkan kecantikan anaknya dan dapat menghalangi kesempatan anaknya menjadi permaisuri sang Pangeran Mahkota.Akhirnya sang nenek sihir pun mendatangi Putri Salju dan memberikannya Apel beracun. Di sini sang nenek sihir menyamar sebagai Kakek petapa tua yang kehausan dan ditolong oleh Putri Salju. Setelah diajak masuk ke dalam rumah kurcaci, si kake k tua itu menghipnotis Putri Salju dan menyuruhnya memakan Apel beracun tersebut, dan akhirnya si Putri Salju tak sadarkan diri. Ketika para kurcaci pulang, mereka sangat sedih melihat keadaan Putri Salju. Salah satu dari mereka pergi ke Istana dan meminta bantuan pada Pangeran Mahkota untuk menyembuhkan Putri Salju. Tertarik dengan cerita kurcaci tentang kecantikan Putri Salju, maka Pengeran bergegas ke tengah hutan, dan di tengah perjalanan keretakudanya dihadang oleh nenek sihir. Akhirnya terjadilah perkelahian antara Pangeran dan nenek sihir, yang berujung matinya nenek sihir di ujung keris Pangeran *) Indonesia banget kan... senjatanya bukan pedang, tapi keris lho...*(
Akhirnya Pangeran bertemu dengan Putri Salju yang tertidur, dan setelah keningnya dicium oleh Pangeran, Putri Salju pun tersadar, dan dibawa ke Istana untuk menjadi permaisurinya.
The End....
Akhir ceritanya sih sama... happy ending, cuma versi ceritanya agak beda dari aslinya. Cerita ini juga dihiasi dengan lagu - lagu. Ada 3 lagu yang mengiringi jalan cerita, yang akan aku tuliskan di penulisan berikutnya. Judul lagunya kalau aku tidak salah ingat :
1. Putri Salju ( Di awal cerita, ketika Putri Salju baru lahir )
2. Bahagia ( Di tengah cerita, ketika Putri Salju bertemu para kurcaci dan mereka berpesta menyambutnya)
3. Terima Kasih ( Di akhir cerita, saat Putri Salju dibawa ke Istana )
*) Note : Gambar hanya ilustrasi, saya ambil dari berbagai sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar