Senin, 17 Desember 2012

Meledak!!!

Awalnya cuma karena rasa simpati bawahan terhadap atasan yang selalu ditindas oleh keluarganya. Juga mimpi untuk bisa mewujudkan hidup yang lebih tenang. Mengingat posisi kerja yang penuh dengan tekanan. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan yang terjadi, melihat senior - senior di perusahaan yang tidak ada perubahan dari tahun ke tahun. Hanya sebagai karyawan yang bekerja 9 to 5, dengan pendapatan yang jauh dari UMR, bagi para karyawan pria, kalau mereka ga bisa cari sampingan, alamat mati gaya. Anak dan istri mungkin bisa sehari makan sehari ga.  Bagi karyawan perempuan, pendapatannya hanya cukup untuk membeli susu anaknya tiap bulan. Tanpa bisa membeli baju atau kosmetik mrek mrek terkenal. Ini berlaku untuk karyawan yang bekerja dengan jujur yah... Beda dengan karyawan yang pandai menjilat atasan, yang suka menyikut dan menginjak teman, penderitaan semacam ini ga kan mereka rasakan. Liat aja, mereka dengan manisnya duduk di ruangan berAC, bisa absen ke kantor dengan alasan yang teramat sangat sepele dan ga masuk akal. Bisa datang sesuka hati, layaknya kantor milik pribadi, juga dengan alasan yang ga logis, dan pulang kapanpun mereka mau. Berlagak so bossy, tetapi begitu mentok pada suatu masalah, mereka yang duluan bersembunyi, layaknya tikus bertemu kucing. Begitu masalah teratasi, mereka duluan yang bertepuk dada, dan bangga berkata : " itu hasil kerja saya" 
Hebat!!! Hebat sekali dunia ini... he he he... Keblinger!!!!


Entah saya yang salah memilih jalan, atau memang sudah digariskan oleh Yang Memiliki rencana, bahwa saya harus melalui ini untuk menguji sampai dimana ketahanan mental saya. dan saya sudah bisa melewati itu semua dengan tertatih - tatih. Tapi saya belum sampai di tujuan. Saat ini yang bisa dilakukan hanya mengikuti arus. Saya yakin dan percaya, bahwa Alloh punya rencana yang lebih indah untuk hidup saya.  Yang bisa saya lakukan saat ini adalah bertahan. Sampai saya merasa bahwa pertahanan saya sudah cukup. Mimpi indah untuk bisa hidup tenang, ga mungkin saya dapatkan disini, selama sang penguasa ga punya komitmen yang jelas dengan apa yang dia katakan. Perjanjian hitam di atas putih yang sudah jelas - jelas ada aja, masih bisa dilanggar, apa lagi cuma dengan lisan??? mungkin bila catatan malaikat bisa di hapus, akan dihapusnya. 


- - - Tuhan, peluk aku sebentar saja, aku lelah dengan semua ini - - -


Tidak ada komentar:

Posting Komentar